Showing posts with label REFERENSI FOREX. Show all posts
Showing posts with label REFERENSI FOREX. Show all posts

Saturday, October 22, 2016

Richard Donchian, Sang pelopor Trend Follower yang Inspiratif

Richard Donchian

Anda seorang penganut strategi trading Trend Follower?
Anda tentu harus mengenal sosok Richard Donchian. Richard Davoud Donchian (1905-1993) adalah Mentor serta trader profesional khususnya di pasar komoditi dan futures. Beliau memiliki julukan Bapak Trend Following karena dialah orang pertama yang memperkenalkan cara trading dengan mengikuti arah trend secara sistematik dan juga mengembangkan banyak strategi untuk trend following. Tidak hanya soal strategi, Richard Donchian juga menjadi pelopor penarapan ilmu money management dalam trading futures. Dengan sarana perusahaan Futures Inc, Richard Donchian memberikan sumbangan ilmu money management dalam trading futures.
Perjalanan Richard Donchian sebagai trader tidaklah selalu mulus. Dia adalah seorang sarjana ekonomi yang bekerja di bisnis permadani orang tuanya. Haluan hidupnya berubah saat dia membaca buku karya Jesse Livermore, Richard Donchian merasakan sebuah potensi bisnis yang luar biasa saat itu. Akhirnya dia dengan polosnya memutuskan untuk menjadi seorang trader dan dia mencobanya di pasar saham. Namun sayangnya waktu itu pada tahun 1929, terjadi crash pasar saham, resesi besar-besaran terjadi, alhasil Richard Donchian kehilangan seluruh uangnnya di pasar saham.
Kegigihan Richard Donchian patut diacungi jempol, dia kembali membantu bisnis keluarganya, namun dia tidak menyerah dalam dunia trading. Dia mempersiapkan dirinya untuk terjun kembali ke pasar dengan berbagai riset serta pengumpulan modal. Alhasil richard donchian kembali terjun ke dunia trading dan berhasil, dia menyatakan bahwa, dengan menggunakan pemahaman analisis teknikal yang tepat, itu akan sangat menguntungkan. Dia menerapkan sistem trend following pada pasar komoditi.
Pada awalnya, donchian menggunakan trend following berdasarkan perhitungan tertentu dengan menggunakan moving average sebagai acuan titik entry yang memberikan kecenderungan trend up atau down. Donchian banyak melakukan variasi, salah satunya yang paling terkenal adalah channel Donchian yang digunakan sebagai titik entry. 

Namun ada satu aturan trading paling terkenal dan paling dikagumi dari richard donchian.
4 week trading rule, yatu aturan trading 4 minggu.
Aturan trading ini pernah diriset oleh beberapa trader dan diyakini sebagai aturan trading paling profitable (di jaman 1970an). Donchian memberikan aturan yang sederhana, namun efektif.
Berikut aturan 4 week rule trading richard donchian

“Beli saat puncak harga tertinggi 4 minggu terbaru, tahan posisi tersebut. Tunggu hingga harga terendah 4 minggu terbaru disentuh, kemudian tutup posisi buy dan ambil posisi sell.
Aturan sederhana ini menghasilkan begitu banyak trader yang mencapai kesuksesan.
Rangkuman segala teknik menjadi pada dalam satu aturan sederhana, 4 week rule trading. Filosofi yang sederhana dalam mengikuti trend, tidak berusaha mencari posisi untuk membeli di harga terendah, justru donchian menyarankan untuk melakukan transaksi beli di harga tertinggi, begitu juga sebaliknya, donchian menyarankan untuk menjual saat harga melebihi titik harga terendah.

Janganlah menganggap remeh kesederhanaan, dalam dunia trading, anda tidak dibayar karena pintar, ataupun kompleks, anda dibayar karena melakukan hal yang tepat.
Buktinya para turtle trader yang mengadopsi autran ini mencapai kesuksesan padahal mereka hanyalah pendatang baru yang tidak memiliki background seorang trader.
             Artikel Terkait  Indikator Strategi Para Turtle Traders
Aturan sederhana ini masih relevan, karena anda akan menghasilkan keuntungan yang masif saat trend terjadi, dan sebaliknya, saat anda mengalami kerugian, anda akan cepat memotongnya karena sudah memiliki aturan yang jelas.

Sebuah aturan sederhana, namun efektif, richard donchian memang pantas disebut pelopor trend follower yang insipiratif.
Baca selengkapnya

Saturday, October 8, 2016

Buku Trade Like Jesse Livermore


Siapa yang tidak mengenal Jesse Lauriston Livermore?

Spekulan paling fenomenal di jamannya, terlepas dari kegagalannya, keberhasilan jesse livermore sangatlah menginspirasi para outsider atau retail trader untuk menantang dunia investasi. 

analisa teknikal indonesia kini merekomendasikan buku Trade Like Jesse Livermore. Buku yang ditulis oleh Richard Smitten yang merupakan pengarang sejumlah buku seperti Jesse Livermore : World’s Greatest Stock Trader , The Godmother, Capital Crimes, Legal Tender, False Witness, Inside the Cocaine Cartel, dan Death Stream ini lebih mirip sebuah riset yang mencari bagaimana seorang jesse livermore berspekulasi di pasar.

Richard menerangkan bagaimana cara jesse livermore menjadi legenda wallstreet dari sisi sistem trading yang mencakup timing, money management serta pengendalian emosi. Buku yang sangat berharga ini adalah hasil dari riset richard yang memang sangat mengagumi jesse livermore. beliau mewawancarai Paul Livermore yang merupakan anak Jesse Livermore serta Particia Livermore yang merupakan menanti sang legenda ini.

Sangat jelas dijabarkan di sini bahwa Jesse Livermore adalah trader teknikal sejati. Beliau menggunakan Analisa teknikal dan tidak memperdulikan sisi fundamental. Dia percaya bahwa trading saham secara teknikal, angka-angka yang berulang dan pola chart tidak lebih dari gambaran perilaku emosi manusia seperti keserakahan, ketakutan, penolakan (ketidaktahuan/kebodohan) dan harapan.

berikut adalah kunci seorang trader dapat berhasil dalam buku ini :
1. Timing pasar – Kapan masuk dan kapan keluar pasar – kapan harus menahan dan kapan harus melipat , sebagaimana biasa dikatakan oleh temannya Livermore dan Pemilik kasino Palm Beach Ed Bradley. (baca bukunya!!!)

2. Money Management – Jangan kehilangan uang – jangan kehilangan saham, ini merupakan senjata anda. Seorang trader tanpa cash seperti seorang pemilik toko tanpa barang persediaan . Uang Tunai adalah barang persediaannya seorang trader, tali penolongnya, teman terbaiknya – tanpanya anda tidak bisa berbisnis. Jangan kehilangan penolong anda! 

3. Pengendalian Emosi – Sebelum anda dapat berhasil bermain di pasar anda harus memiliki strategi yang jelas dan ringkas serta taatilah strategi itu. Setiap trader harus merancang rencana pertempuran yang cerdik, yang disesuaikan agar pas dengan emosinya, sebelum melakukan trading di bursa saham. Hal terbesar yang harus dikendalikan oleh seorang trader adalah emosinya. Ingat, bursa saham tidak digerakkan oleh alasan, akal sehat, atau ekonomi semata, tapi oleh sifat manusia yang tidak pernah
berubah. Bagaimana hal ini bisa berubah ? Ini adalah sifat kita sebagai manusia.



berikut kutipan-kutipan yang sangat berharga dari Jesse Livermore

"Jangan membeli saham karena telah mengalami penurunan besar dari titik tertinggi sebelumnya."

"Keuntungan selalu peduli diri sendiri, tapi kerugian tidak pernah"

"Trader harus mengasuransikan dirinya terhadap risiko kerugian cukup dengan mengambil kerugian kecil pertama."

“Jangan pernah melakukan average losses.“ 

"Trading anda mungkin tumbuh menjadi keuntungan yang sangat besar, selama tindakan pasar tidak memberi anda alasan untuk khawatir, milikilah keberanian memegang teguh keyakinan anda dan jangan berubah."

"Seorang trader harus membuat aturan setiap kali dia menutup transaksi yang sukses dengan mengambil setengah dari keuntungannya dan mengamankannya di sebuah safety deposit box."

"Ketika seorang trader cukup beruntung untuk melipatgandakan modal aslinya dia harus segera menarik keluar setengah keuntungannya untuk menjadi dana cadangan."

"Permainan spekulasi adalah permainan paling menarik di dunia .Tapi ini bukanlah permainan bagi orang bodoh, pemalas, dan orang yang mentalnya tidak seimbang, atau petualang yang ingin cepat kaya. Mereka akan mati miskin."

"Satu kesalahan utama semua trader adalah keinginan untuk menjadi kaya dalam jangka pendek"

"Belajarlah dari kesalahan anda, analisalah kesalahan tersebut."

"Tidak ada trader yang dapat atau harus bermain di pasar sepanjang waktu. Akan ada beberapa saat ketika anda harus keluar dari pasar, duduk manis dengan uang tunai, menunggu dengan sabar akan datangnya trading yang sempurna"


Buku Trade Like Jesse Livermore dapat dibeli di situs Amazon



Baca selengkapnya

Saturday, October 1, 2016

Kisah Turtle Traders yang Mendunia


Kisah Turtle Traders yang Mendunia merupakan sebuah kisah yang menggemparkan pada tahun 1980an dimana seorang Trader Sukses Richard Dennis melakukan eksperimen yang menakjubkan khalayak ramai. Richard Dennis sangat terkenal di jaman tersebut dengan julukan The Prince of Pit yang berhasil mengembangkan $5000 menjadi $100.000.000.

Portofolio tersebut bukanlah sebuah hal yang mudah, Richard Dennis menjadi milader yang dikagumi di kalangan wallstreet. Namun pada suatu ketika muncullah sebuah ide yang sedikit kontroversial. Dennis memiliki pendapat bahwa semua orang dapat menjadi seperti dirinya jika dilatih dengan baik. Pendapat ini mendapat kontra dari teman sejawatnya yaitu William Echkardt yang memiliki pemikiran bahwa Dennis bisa menjadi trader sukses karena bakatnya. 

Perdebatan ini berlangsung cukup lama, sampai Dennis ingin membuktikannya dengan melakukan eksperimen. 

Dennis membuka lowongan di koran untuk mengadakan perekrutan orang-orang yang akan dijadikan sebagai trader dengan pelatihan yang dilakukannya sendiri. Lowongan tersebut tersebar dan mendapatkan respon yang luar biasa. 


Pada akhirnya pada gelombang pertama, Dennis dan Echkardt sendiri mewawancarai ribuan pelamar dan memutuskan untuk menerima 13 orang dengan background berbeda. Ada yang berprofesi sebagai penjudi profesional, game developer hingga akuntan. Syarat Dennis menentukan ketigabelas orang ini tidak dapat diketahui secara pasti. Namun Dennis memanggil mereka Turtle yang terinspirasi cara peternak kura-kura di singapura yang pernah dilihat oleh dennis. Mereka melatih kura-kura tersebut dengan menenggelamkan kura-kura yang masih kecil untuk beradaptasi hidup di lautan lepas.

Artikel Terkait : Indikator Strategi para Turtle Traders

Ketigabelas orang tersebut mendapatkan pelatihan yang terus menerus selama 2 minggu dan diberikan masa uji coba. Mereka diberikan dana bervariasi mulai dari $100.000 hingga $2.000.000 tergantung dari performace masing-masing pada masa  uji coba tersebut.

Semua berlalu dengan begitu cepat. para trader menggunakan Trading sistem baku yang diberikan Richard Dennis untuk melakukan transaksi di pasar. Pada waktu itu prinsip mereka adalah Trend is your Friend. Dennis melatih para turtle traders menggunakan strategi untuk mengikuti trend. 

Trading sistem mereka terinspirasi dari strategi trading ala Richard Donchian yang menggunakan breakout harga tertinggi dan terendah 20 hari.

Namun Dennis menyempurnakannya dengan dua jenis entry yaitu menggunakan Harga tertinggi dan Terendah 20 hari dan 55 hari sebagai acuan breakout. Dennis memberikan perhitungan statistik untuk menentukan besaran posisi para turtle trader. selain itu titik Exit mereka menggunakan aturan yang jelas serta mereka sudah menentukan instrumen mana yang harus mereka fokuskan untuk ditradingkan.

Walaupun ada beberapa para turtle traders yang dikeluarkan dalam perjalanan eksperimental ini, 4 tahun setelah perekrutan pertama, Hasil para turtle traders dari gelombang pertama dan gelombang kedua dilaporkan mendapatkan keuntungan lebih dari $175.000.000. Pencapaian ini bahkan berada diatas rata-rata fund manager maupun spekulator rata-rata saat itu.


Kegemparan ini membuat para turtle traders melanjutkan karir mereka menjadi Trader profesional, dan yang paling terkenal adalah Russel Sand yang mampu membukukan keuntungan hingga $100.000.000 dalam 5 tahun. Dan yang paling berhasil menurut khalayak ramai adalah Jerry Parker yang membangun perusahaan investasinya sendiri.

Inspirasi dari eksperimen yang berhasil ini membuktikan bahwa siapapun bisa menjadi trader yang berhasil. Richard Dennis memberikan kontribusi yang luar biasa dengan membuktikannya secara sistematik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain aturan trading yang jelas, Richard Dennis mengatakan kunci keberhasilan para turtle traders adalah konsistensi dan disiplin tanpa toleransi. Yang membedakan para turtle trader yang dikeluarkan dan berhasil adalah konsistensi dan disiplin mereka dalam menjalani aturan trading yang sistematik dan komplit tersebut.

Semoga kisah eksperimen yang paling saya kagumi ini dapat menginspirasi anda dalam menjalani aktivitas trading. Ingatlah bahwa aturan trading yang komplit (metodologi dan Money Management) dan Disiplin (Mindset) adalah kunci utama dalam keberhasilan para turtle traders. Aturan komplit ini sangat mirip dengan saran Alexander Elder dalam 3 Hal yang harus dikuasai seorang trader.

Satu pepatah yang menarik hari ini yaitu Trader Sukses bukan dilahirkan karena bakat tapi Dapat diciptakan dengan latihan yang benar.
Baca selengkapnya
Simpletrade. Powered by Blogger.